Kawasan Museum Alat Musik Nusantara

Just another WordPress.com weblog

Kasepuhan Cita Mulya June 13, 2009

Filed under: Uncategorized — felixsusanto @ 1:47 am

Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Jawa Barat, Sukabumi.

Kasapuhan merupakan nama kelompok adat, Suku Sunda yang berpenduduk 250.000 jiwa yang berada di kawasan Ekosistem Halimun. Masyarakat adat ini tergabung dalam sebuah kesatuan yang disebut kesatuan Adat Banten Kidul, yang terdiri atas kasepuhan-kasepuhan; seperti Kasepuahan Ciptagelar, Sinar Resmi, Cisitu, dll. Sebagian besar masyarakat Kampung Ciburial menganut adat Kasepuhan Cita Mulya yang dipimpin oleh Uwa Uum Sukmawijaya, yang pusatnya berada di desa Sinar Resmi kecamatana Cisolok Kabupaten Sukabumi, Provinsi jawa Barat.

Generasi yang secara turun-temurun hidup di sekitar hutan halimun.

Generasi yang secara turun-temurun hidup di sekitar hutan halimun.


Pak Sa'ib, satu dari tiga orang Pemantun yang masih hidup di seluruh Kasepuhan yang ada, (mungkin di seluruh Jawa Barat). Tradisi seni verbal (sastra lisan) yang disebut Carita Pantun ini sangat penting di Kasepuhan, dipagelarkan pada malam hari saat masa tanam. Dalam foto ini Pak Sa'ib sedang menyanyikan bait-bait dalam Lakon Prengong Jaya. Epik yang dilatari oleh suasana kerajaan Pajajaran.

Pak Sa'ib, satu dari tiga orang Pemantun yang masih hidup di seluruh Kasepuhan yang ada, (mungkin di seluruh Jawa Barat). Tradisi seni verbal (sastra lisan) yang disebut Carita Pantun ini sangat penting di Kasepuhan, dipagelarkan pada malam hari saat masa tanam. Dalam foto ini Pak Sa'ib sedang menyanyikan bait-bait dalam Lakon Prengong Jaya. Epik yang dilatari oleh suasana kerajaan Pajajaran.



Abah U'um, pimpinan Kasepuhan Suka Mulya, sedang bermain genggong, disebut karinding.

Abah U'um, pimpinan Kasepuhan Suka Mulya, sedang bermain genggong, disebut karinding.



Seikat padi untuk ditumbuk menjadi beras, anak-anak bermain di lumbung padi, leuit, dan rengkong, jenis alat musik yang menghasil suara berderit, hasil gesekan tali yang melingkar di bambu dan dipakai mengiringi prosesi bersama ensambel angklung, dodog lojor, dalam tradisi festival mereka, sereng tahun.

Seikat padi untuk ditumbuk menjadi beras, anak-anak bermain di lumbung padi, leuit, dan rengkong, jenis alat musik yang menghasil suara berderit, hasil gesekan tali yang melingkar di bambu dan dipakai mengiringi prosesi bersama ensambel angklung, dodog lojor, dalam tradisi festival mereka, sereng tahun.



Abah U'um bermain saloat, jenis recorder berlobang 6.

Abah U'um bermain saloat, jenis recorder berlobang 6.



Data diperoleh dari:
FB Rizaldi Siagian, Buku Menepis kabut halimun, dan http://www.tnhalimun.go.id
oleh Latipah Hendarti

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s